Menurut para ilmuwan bahwa kecenderungan tahi lalat di lengan sebelah kanan yang paling prediktif untuk memperkirakan jumlah tahi lalat di seluruh tubuh manusia. Ini dikarenakan bahwa jumlah tahi lalat tersebut dapat membuktikan bahwa potensi kanker kulit ada dalam tubuh manusia. Untuk menghitungnya, menurut para ahli dalam penelitian mereka memang memerlukan waktu dalam pelayanan kesehatan dasar. Para peneliti di King’s College London mendapatkan metode penelitian baru agar supaya dapat menghitung dengan cepat jumlah tahi lalat yang ada di tubuh manusia dengan cara hanya menghitung jumlah proksi yang lebih kecil yang terdapat pada tubuh manusia seperti pada lengan. Dari hasil penelitian itu maka dapat mengidentifikasi lokasi proksi pada saat menghitung jumlah tahi lalat yang ada pada seluruh tubuh manusia, kemudian bisa dijadikan dasar untuk memprediksi resiko melanoma. Sebanyak 3.594 perempuan Kaukasia kembar dilakukan penelitian sebagai bagian dari protocol studi TwinsUK. ...
Rujukan informasi hangat dan segar tentang kesehatan dan gaya hidup.