Langsung ke konten utama

Luhut Sebut Family Office Dilaksanakan Bulan Depan

tengah dilanjutkan dan telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Kita mau cepat, kalau saya ketemu presiden, kalo saya boleh usul, bulan depan boleh kita jadikan, kita sudah lama studi," ujar Luhut saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/1).

harus segera dilaksanakan agar Indonesia tidak tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia. Pasalnya, Malaysia telah memberikan insentif yang sangat kompetitif kepada investor.

Menurut dia, Indonesia akan tertinggal dari Malaysia jika tidak memberikan insentif yang kompetitif. Negara harus memberikan insentif sehingga memberikan daya tarik bagi investor.

"Pola fikir itu yang kita suka salah, dia dapat untung, tapi kalau tidak kasih ke dia (investor), kita tidak dapat apa-apa," ujarnya.

Pembahasan family office sudah dimulai tahun lalu. Salah satunya terkait insentif pajak yang diberikan kepada orang-orang super kaya global yang mau menempatkan uangnya di Tanah Air.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pembentukan family office tetap patuh terhadap peraturan perpajakan yang ada, seperti pada Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) maupun Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

"Jadi nanti kita akan lihat kemajuan dari pembahasan mengenai family office itu sendiri. Kita bisa memberikan sesuai dengan peraturan perundang-undang di bidang perpajakan," kata Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (22/7).

Pada kesempatan yang sama, Luhut mengatakan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan mulai membahas skema insentif pajak di family office. Salah satunya, terkait kriteria investor yang bisa mendapat insentif pajak tersebut.

"Sebenarnya mengenai insentif pajak yang diberikan, itu juga ada kewajiban untuk investasi dari uang yang ditaruh di dalam kita," kata Luhut di Jakarta, Senin (22/7).

Luhut mengungkapkan, bahwa pemerintah telah mempelajari praktik family office di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Hasil kunjungan tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita sangat puas dengan Indonesia Investment Authority (INA) pembentukan sovereign wealth fund kita, kita diasistensi oleh Abu Dhabi. Kemarin ketemu sama menteri di sana, mereka memberikan pengalaman-pengalaman mereka," kata Luhut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal

Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal - Kehamilan bagi kebanyakan wanita yang telah menikah menjadi sesuatu yang sangat dinantikan. Tetapi tidak semua orang mendapatkan kemudahan ketika menjalani kehamilan sampai melahirkan. Biasanya tergantung kesehatan, psikis, kondisi bawaan tubuh seseorang, dan aktivitasnya sehari-hari. Dan ketika usia kehamilan mencapai usia 9 bulan atau 36 minggu. para wanita calon Ibu mengalami fase yang mendebarkan. Menantikan kapan calon bayi akan lahir ke dunia. Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal Img by global.liputan6.com Kehamilan sering kali menyebabkan seorang calon ibu menjadi stres. Entah itu stres karena merasa belum cukup ilmu menjadi ibu atau stres menghadapi persalinan. Apalagi ketika dokter sudah menentukan tanggal perkiraan kelahiran bayi. Anda tak juga menampakkan tanda-tanda akan melahirkan. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka sebenarnya ada beberapa cara agar bayi cepat lahir normal segera tiba. Tak satupun dari metode ini sudah dibukt...

Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Cara Menghitung HPHT - metode perhitungan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) merupakan metode perhitungan untuk mengetahui usia kehamilan ibu, atau bisa juga digunakan dalam metode perhitungan masa kelahiran. cara menghitung HPHT adalah hal yang harus diketahui oleh ibu hamil agar mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan sang junior. Usia kehamilan sebenarnya menurut rumus Naegele adalah 9 bulan 10 hari. Mengetahui usia kehamilan bukan hanya bermanfaat untuk ibu hamil  dan janin, namun juga bermanfaat bagi para suami untuk selalu siaga dan siap pada waktu menjelang kelahiran. nah berikut ini kami akan menjelaskan bagaimana  cara menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) yang benar. Baca Juga:  Kalkulator Usia Kehamilan Manual dan Otomatis Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) adalah cara manual untuk mengetahui tanggal kelahiran calon bayi. sebenarnya dalam menghitung usia kehamilan terdapat beb...

Hari Ibu: Sejarah, Makna Mendalam, dan Ide Kado Spesial untuk Ibu Tercinta

Hari Ibu bukan sekadar tanggal merah di kalender atau rutinitas tahunan untuk mengunggah foto di media sosial. Di balik perayaannya, terdapat makna filosofis yang dalam tentang pengorbanan, cinta tanpa syarat, dan tonggak sejarah perjuangan perempuan. Di Indonesia, Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember memiliki akar sejarah yang unik jika dibandingkan dengan Mother's Day di negara lain. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Hari Ibu, mulai dari sejarahnya di Indonesia dan dunia, makna perayaannya, hingga inspirasi cara merayakan serta ide kado yang berkesan. Gambar dihasilkan oleh Gemini AI  Sejarah Hari Ibu di Indonesia: Lebih dari Sekadar Kasih Sayang Banyak yang mengira Hari Ibu di Indonesia sama dengan perayaan di Amerika Serikat yang fokus pada apresiasi domestik. Namun, sejarah mencatat bahwa Hari Ibu di Indonesia lahir dari semangat perjuangan dan emansipasi. 1. Kongres Perempuan Indonesia I (1928) Titik awal Hari Ibu di Indonesia adalah Kongres ...