Jakarta - Pergerakan saham bank besar dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) IV terus mengalami fluktuasi. Investor asing mencatatkan net foreign sell dengan jumlah yang cukup besar. Hingga akhir pekan lalu, harga saham bank besar tetap menunjukkan koreksi secara year to date. Bahkan beberapa di antaranya telah mencapai harga yang tergolong murah atau diskon. Salah satunya adalah saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), yang ditutup pada harga Rp4.540 atau mengalami koreksi hampir 16% secara YTD. Dari rekor tertingginya di Rp6.225, saham BBNI telah terkoreksi sebesar 37%. Namun, penurunan harga ini tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental yang dimiliki oleh BBNI. Bahkan, tekanan yang sedang dialami oleh BNI telah membuat harga saham ini tergolong undervalue, atau di bawah nilai bukunya. Dengan nilai PBV yang saat ini masih di bawah 2, saham perbankan seperti BBNI dianggap murah dengan fundamental yang solid. Saat ini, BBNI diperdagangkan sekitar 1x price to book value (P...
Rujukan informasi hangat dan segar tentang kesehatan dan gaya hidup.