Langsung ke konten utama

Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh)

Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh) - BMI adalah pengukuran berat badan seseorang berdasarkan tinggi dan berat badannya. Dan dimaksudkan untuk mengukur massa jaringan.
Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh)
Img by kesehatan.co

Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh)

Body Mass Index (BMI) adalah ukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan.
Indeks massa tubuh adalah metrik standar yang digunakan untuk menentukan siapa saja yang masuk dalam golongan berat badan sehat dan tidak sehat. Indeks massa tubuh alias BMI membandingkan berat badan Anda dengan tinggi badan Anda, dihitung dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.
Meskipun BMI memiliki keterbatasan karena merupakan perkiraan yang tidak dapat memperhitungkan komposisi tubuh. Ini dapat digunakan sebagai indikator umum dari berat badan yang sehat berdasarkan tinggi seseorang.
Baca Juga: Berat Badan Ideal Wanita Tinggi 155 dan 158.
Nilai yang diperoleh dari perhitungan BMI banyak digunakan untuk mengkategorikan. Apakah seseorang memiliki berat badan kurang, berat badan normal, kelebihan berat badan, atau obesitas. Tergantung pada kisaran nilai yang ada.
Cara Menghitung IMT (BMI) ini bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti daerah dan usia. Dan kadang-kadang dibagi lagi menjadi subkategori, seperti obesitas berat atau sangat berat.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karena beragam jenis tubuh serta distribusi otot, massa tulang, dan lemak. BMI harus dipertimbangkan bersamaan dengan pengukuran lainnya. Dan bukan digunakan sebagai satu-satunya metode untuk menentukan kesehatan seseorang.

Bagaimana Cara Menghitung IMT

Body Mass Index adalah perhitungan sederhana dengan menggunakan tinggi dan berat seseorang.
Rumusnya adalah
BMI = Berat Badan (kg) /Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)
Dimana berat badan seseorang adalah dimasukkan dalam kilogram. dan tinggi badan adalah dimasukkan dalam satuan meter. Jika tinggi badan dikali tinggi badan maka bisa disingkat tinggi badan kuadrat.
BMI 18,4 ke bawah adalah berat badan kurang. 18,5 sampai 14,9 adalah berat badan ideal. Jika BMI 25,0 sampai 29,9 kelebihan berat badan. Sedangkan kisaran 30 sampai 39,9 adalah kegemukan. Dan 40 ke atas adalah obesitas. BMI berlaku untuk kebanyakan orang yang berusia 18-65 tahun.
IMT atau Indeks Massa Tubuh tidak boleh diperhitungkan untuk latihan otot, atlet jarak jauh, untuk wanita hamil, lansia, ataupun anak kecil.
Baca Juga: Berat badan ideal wanita 20 tahun 19, 18, dan 17 tahun.

Mengapa IMT tidak digunakan untuk perhitungan otot, Atlet jarak jauh, Wanita hamil, Lansia atau anak kecil?

IMT (BMI) tidak digunakan untuk pembangun otot, atlet jarak jauh, wanita hamil, lansia atau anak kecil. Ini karena BMI tidak memperhitungkan apakah berat badan itu diangkut sebagai otot atau lemak, hanya jumlahnya.
Seseorang yang memiliki massa otot lebih tinggi, seperti atlet. Mungkin memiliki BMI tinggi namun tidak berisiko tinggi terhadap kesehatan. Sehingga perhitungan BMI atau IMT sangat tidak memungkinkan kepada mereka.
Seseorang pula yang memiliki massa otot lebih rendah, seperti anak-anak. Maka mereka belum menyelesaikan pertumbuhannya atau orang tua yang mungkin kehilangan beberapa massa otot mungkin memiliki BMI yang lebih rendah.
Begitupun juga wanita hamil selama kehamilan dan menyusui, komposisi tubuh wanita akan berubah. Jadi dengan menggunakan BMI pada mereka sangat tidak tepat.

Contoh Perhitungan Cara Menghitung IMT dan Berat Badan Ideal

Seperti dikutip oleh kesehatan.co bahwa:
Misalkan ada seseorang dengan tinggi 165 cm memiliki berat badan 73 kg. Apabila kita ingin menghitung IMT orang tersebut, maka berikut ini adalah proses penghitungannya.
Berat Badan = 67 kg;
Tinggi Badan = 165 cm = 1,65 m;
IMT = Berat Badan / (Tinggi Badan x Tinggi Badan) = 67 / (1,65 x 1,65)
IMT = 24,6
Setelah memasukkan nilai berat dan tingginya, didapat indeks massa tubuh orang tersebut sebesar 24,6. Dengan demikian kita bisa mengatakan bahwa orang tersebut memiliki berat badan ideal karena nilai IMTnya berada di antara 18,5 dan 24,9 (lihat tabel di atas). Anda bisa menggunakan kalkulator berat badan ideal yang ada di bagian bawah jika ingin mengetahui IMT Anda.
Sebagai catatan, pengukuran dengan rumus ini hanya dapat diaplikasikan pada mereka yang berusia di bawah 60 tahun. Perhitungan indeks massa tubuh ini juga tidak dapat diaplikasikan pada penderita penyakit kronis, anak-anak, ibu hamil, ibu yang menyusui, dan juga atlet.
BMI akan berguna sebagai titik acuan jika digunakan bersama dengan alat monitor lainnya. Ambil keuntungan dari perhitungan BMI dan timbangan berat badan Anda. Kemudian gali lebih dalam dengan dokter untuk memastikan apakah Anda sudah berada di jalan yang benar dalam mencapai berat badan ideal Anda.
Semoga Cara Menghitung IMT ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin menghitung Index Massa Tubuhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Ibu: Sejarah, Makna Mendalam, dan Ide Kado Spesial untuk Ibu Tercinta

Hari Ibu bukan sekadar tanggal merah di kalender atau rutinitas tahunan untuk mengunggah foto di media sosial. Di balik perayaannya, terdapat makna filosofis yang dalam tentang pengorbanan, cinta tanpa syarat, dan tonggak sejarah perjuangan perempuan. Di Indonesia, Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember memiliki akar sejarah yang unik jika dibandingkan dengan Mother's Day di negara lain. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Hari Ibu, mulai dari sejarahnya di Indonesia dan dunia, makna perayaannya, hingga inspirasi cara merayakan serta ide kado yang berkesan. Gambar dihasilkan oleh Gemini AI  Sejarah Hari Ibu di Indonesia: Lebih dari Sekadar Kasih Sayang Banyak yang mengira Hari Ibu di Indonesia sama dengan perayaan di Amerika Serikat yang fokus pada apresiasi domestik. Namun, sejarah mencatat bahwa Hari Ibu di Indonesia lahir dari semangat perjuangan dan emansipasi. 1. Kongres Perempuan Indonesia I (1928) Titik awal Hari Ibu di Indonesia adalah Kongres ...

John Herdman: Arsitek di Balik Revolusi Sepak Bola Kanada

Dunia sepak bola jarang melihat sosok yang mampu meraih kesuksesan fenomenal di dua kategori berbeda: sepak bola wanita dan pria. Namun, John Herdman membuktikan bahwa kepemimpinan, visi, dan psikologi olahraga yang tepat dapat mengubah nasib sebuah bangsa di peta sepak bola dunia. Dari pesisir Newcastle hingga memimpin Kanada di Piala Dunia FIFA, perjalanan John Herdman adalah kisah tentang ambisi yang tak tergoyahkan. Artikel ini akan mengupas tuntas profil, karier, taktik, hingga warisan yang ditinggalkan oleh pelatih karismatik ini.  Baca juga: Indra Sjafri Ungkap Patrick Kluivert Kaget Timnas U-20 Indonesia Pernah Kalahkan Argentina Credit: www.transfermarkt.com Siapakah John Herdman? Profil Singkat Lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris, John Herdman tidak memiliki karier sebagai pemain profesional tingkat atas. Hal inilah yang justru membuatnya mengasah otak dan kemampuan analitisnya sejak dini. Ia menyadari bahwa jika ia ingin sukses di sepak bola, ia ha...

Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal

Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal - Kehamilan bagi kebanyakan wanita yang telah menikah menjadi sesuatu yang sangat dinantikan. Tetapi tidak semua orang mendapatkan kemudahan ketika menjalani kehamilan sampai melahirkan. Biasanya tergantung kesehatan, psikis, kondisi bawaan tubuh seseorang, dan aktivitasnya sehari-hari. Dan ketika usia kehamilan mencapai usia 9 bulan atau 36 minggu. para wanita calon Ibu mengalami fase yang mendebarkan. Menantikan kapan calon bayi akan lahir ke dunia. Cara Agar Bayi Cepat Lahir Normal Img by global.liputan6.com Kehamilan sering kali menyebabkan seorang calon ibu menjadi stres. Entah itu stres karena merasa belum cukup ilmu menjadi ibu atau stres menghadapi persalinan. Apalagi ketika dokter sudah menentukan tanggal perkiraan kelahiran bayi. Anda tak juga menampakkan tanda-tanda akan melahirkan. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka sebenarnya ada beberapa cara agar bayi cepat lahir normal segera tiba. Tak satupun dari metode ini sudah dibukt...